Wisuda ke-81, Lengkapi Konsep Empat Kali Wisuda dalam Satu Tahun

Berita Kampus

Solidaritas-uinsa.org—UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya kembali menggelar Wisuda ke-81 Periode November Semester Gasal  Tahun Akademik 2017/2018 di gedung Sport Center and Multipurpose UINSA (18/11). Pada kesempatan kali ini total keseluruhan mahasiswa yang mengikuti wisuda sebanyak 219 orang.

219 wisudawan tersebut terdiri dari 10 wisudawan program doktor, 33 wisudawan program magister, sedangkan untuk program sarjana berjumlah 175. Rinciannya yaitu 76 wisudawan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), 35 wisudawan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), 43 wisudawan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), 13 wisudawan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), 9 wisudawan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF). Periode kali ini tidak ada wisudawan dari Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Perhelatan wisuda ke-81 merupakan yang keempat kalinya di tahun akademik 2017/2018. Konsep baru ini berjalan satu tahun, “Kita sudah merencanakan dalam satu tahun itu ada empat kali wisuda, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November,” jelas Rijalul Faqih, Kepala Bagian (Kabag) Akademik UINSA, saat ditemui Solidaritas di kantornya (18/11).

Menurut Rijal, terobosan baru ini memiliki dua tujuan. Pertama, memfasilitasi mahasiswa yang sudah selesai agar segera dikukuhkan dan meneruskan sesuai tujuan masing-masing. Kedua, agar jumlah mahasiswa yang masuk dan keluar seimbang. Mengingat kapasitas gedung yang menampung mahasiswa masih terbatas.

Wisudawan berprestasi, baik akademik maupun non akademik, mendapatkan apresiasi dari pihak kampus. Berupa piagam penghargaan, uang tabungan, dan fasilitas bebas Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama empat semester bagi yang meneruskan S2 di UINSA Surabaya.

Di UINSA, sebelum mengikuti wisuda terdapat pembekalan kepada para wisudawan mengenai arahan kerja. “Biasanya dilakukan oleh humas dan alumni dengan menghadirkan teman-teman alumni yang berhasil untuk memberikan motivasi, dan juga kerja sama dengan lembaga-lembaga yang membutuhkan tenaga kerja. Di antaranya PT. BFI Finance Indonesia, mereka menerangkan kebutuhan kerja di sana dan langsung melakukan rekrutmen,” imbuh Rijalul Faqih (18/11). Pembekalan ini dimaksudkan supaya para wisudawan telah memiliki pegangan setelah lulus dari UINSA, seperti Sri Faridatu, wisudawan program studi Hukum Ekonomi Syariah yang akan membuka usaha di Tuban setelah lulus. (fkr/frd)

Comments

comments

Leave a Reply