Bahagia Yang Mencekam

Puisi

Aku bahagia di dekatmu

Aku rindu senyum kecilmu

Menawan suara kesejukan untukku

 

Siapakah dirimu wahai peri harapan

Bila aku datang menemuimu

Masihkah kau tahu suara perih ini

Serasa benalu terus mencekam

 

Peri harapan…

Sadar diri itu menyakitkan

Jangan paksa diriku tahu perasaan buta ini

Acuh pun kau wajar berlari

Kejarlah impian terbaikmu

Pilihanmu sebuah oase bersalju

 

Ungkapan itu makna kosong

Lahir minta harapan

Mati tinggal penyesalan suram

Tak ingin tahu semua umat

Biarkan aku mati sekarat

Biarlah aku nikmati hingga akhir hayat

 

Peri baikku…

Betapapun ungkapan kasih sayang kuhaturkan

Aku hanyalah manusia yang menakutkan

 

Semoga ini yang terbaik bila kukenang

Semoga bukan penyesalan sebelum engkau datang

 

Comments

comments

Leave a Reply