Pencak Silat tak hanya Lestarikan Budaya

Berita Kampus

Solidaritas-uinsa.org – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Persaudaran Setia Hati Terate (PSHT) UIN SA mengadakan Seminar Nasional pada Selasa (9/8) di gedung Auditorium UIN SA. Acara yang dimulai pada pukul 8 malam ini bertemakan “Mempererat Persaudaraan Untuk Meraih Prestasi Tingkat Dunia”. Agenda kali ini juga dihadiri Ketua Pusat Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Taufiq, selain itu juga dihadiri oleh Ketua Majlis Luhur PSHT, H. RB Wiyono dan Pengasuh PP. Jagat Ali Musayryy yaitu KH. Djoko Hartono.

Diungkapkan oleh Taufiq bahwa sudah waktunya Pencak silat untuk bersinergi bertarung dalam persaingan global. ”Selain berkewajiban melestarikan budaya Indonesia, peran kita lebih luas.” tuturnya. Dirinya juga menjelaskan bahwa akan ada rancangan dari IPSI mengenai akademi pencak silat yang meliputi Silat Prestasi, Silat Tradisi, dan Bela Diri Praktis. “Karena Pencak Silat juga menjadi sebuah Pendidikan,” tambahnya.

Peran yang luas yang digotong oleh pesilat ini juga selaras dengan Djoko Hartono, dirinya mengungkapkan bahwa pesilat wajib mempertahankan NKRI dan menjadi garda depan nasional. “Kita harusnya mempererat persaudaraan guna memperkuat negara,” tandasnya.

Selain itu pencak silat khususnya PSHT merupakan wadah untuk menempa diri dan membangun karakter rendah hati menuju kemuliaan ”Seperti falsafah jawanya Memayu Hayuning Bawono” tutur Wiyono, yang juga pernah berlaga sebagai atlet pencak silat era 60-an. (red)

Comments

comments

Leave a Reply