Kurang Disiplin, Peserta PKK-MB FEBI Kena Hukuman

Berita Kampus, CORET

Solidaritas-uinsa.org (CORET) — Menginjak hari kedua PKK-MB Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UINSA, agenda tetap berjalan lancar. Meskipun ada beberapa peserta yang terlambat, dan tidak lengkap membawa atribut. Beberapa peserta yang terlambat dan atribut tak lengkap digiring keluar forum untuk ditindaklanjuti oleh panitia PKK-MB. Tindak lanjut tersebut dilakukan hingga terlontar bentakan dari panitia kepada peserta. Setelah dimintai keterangan mengenai bentakan yang dilontarkan, peserta ungkap masih bisa menerima dengan lapang dada. “Iya kami dibentak, tapi ini memang kesalahan kami. Saya juga nerima kok!” Tutur Ikrar, peserta PKK-MB.
Bentakan kepada peserta yang dilakukan panitia tidak lepas dari pihak DEMA F.
Ketua DEMA FEBI, Zaini, mengaku sebelumnya telah memberi amanat panitia PKK-MB supaya tidak ada yang membentak peserta. “Saya sudah mewanti-wanti kepada panitia untuk mengurangi untuk membentak peserta, apalagi mengeluarkan kata-kata kotor.” Tuturnya ketika diwawancarai kru Solidaritas (30/8). Namun saat di lapangan, aksi bentakan masih mewarnai kegiatan PKK-MB FEBI. Ketika Kru Solidaritas bertanya perihal kenapa ada bentakan, Zaini menjawab bahwa kemungkinan adanya bentakan karena di luar batas kendali panitia.Zaini juga mengatakan apabila mengetahui secara langsung bentakan tersebut, dirinya akan segera mengimbau panitia tersebut supaya tidak melakukannya.
Adanya hukuman yang diberikan kepada peserta PKK-MB yang melanggar, terlambat, dan lain-lain tak begitu berat menurutnya. “Untuk hukuman memang sudah kita konsep dari awal. Tapi ya hukumannya cuma disuruh nyanyi, menghafalkan Pancasila, sudah kayak seperti itu saja,” terang Zaini. (vaa/hsl)

Comments

comments

Leave a Reply