HI UINSA : Belajar Negosiasi dan Mediasi dari Taufan Rahmadi Melalui Tourisme

Berita Kampus

Solidaritas – Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional (HI) UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya kedatangan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah NTB, Taufan Rahmadi, pada Kamis (13/04) di Multimedia Hall, Lt. 3 gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Pada kesempatan kali ini, Taufan memaparkan tips dan strategi yang dibungkus dalam tema Creative Strategy in Tourism : How The Power of Creative Strategy Can Bring Lombok to The World. “Adanya agenda ini, diharapkan mahasiswa HI tidak hanya begitu lulus menjadi seorang diplomat saja, dengan terbentuknya kurikulum yang baru, lulusan HI diarahkan agar dapat menjadi negosiator dan mediator yang baik,” tutur Zaky Isma’il, Dosen Prodi HI saat membuka acara.

Pariwisata Lombok sendiri  pernah mendapatkan peluang iklan secara gratis dari salah satu perusahaan maskapai penerbangan terbesar di Indonesia. “Mempromosikan sebuah destinasi wisata daerah bukanlah hal yang mudah, apalagi dana yang dikucurkan untuk promosi tidaklah berjumlah banyak. Berjejaring secara masif merupakan hal terpenting, hal tersebut membawa kita kepada jalan yang lebih mudah. Kami melakukan diferensiasi dalam promosi, yaitu mengadakan catwalk di atas udara yang sama sekali tidak pernah dilakukan sebelumya, dimana seluruh penumpang pesawat di dalamnya merupakan awak media, semuanya difasiltasi oleh pihak sponsor, tentunya ini berkah tersendiri bagi kami,” pungkas Taufan.

Dengan berbagai pencapaian Lombok sebagai destinasi halal di Indonesia paling menjanjikan saat ini, membuat reputasi Negara Indonesia di mata dunia semakin baik, dibuktikan dengan adanya sederet prestasi yaitu masuknya Lombok sebagai sampul dalam majalah World Halal Travel di Abu Dhabi, “Kami sempat kaget saat dihubungi perihal penawaran penayangan Lombok dalam majalah itu, rupanya mereka menemukan kami dari jejak digital, ini sangat prestis. kesempatan besar ini sangat kami gunakan dengan baik, lagi-lagi kami melakukan diferensiasi, melihat Timur Tengah yang dari segi geografis dipenuhi dengan gurun, tim kami dengan sigap memilih foto destinasi hijau menyegarkan, secara otomatis pemandangan hijau menjadi hal yang dianggap langka dan indah, sampai-sampai menganggap bahwa Lombok adalah jannah bagi mereka,” imbuh Taufan. Selain itu, Lombok juga berhasil memenangkan penghargaan mengalahkan negara-negara pariwisata halal lainnya dalam ajang World Halal Travel Award di Abu Dhabi pada tahun 2015 silam.

Siti Munawaroh, Mahasiswa HI mengaku mendapatkan banyak manfaat dari acara ini. “Banyak sekali hal yang saya dapatkan, dari sini saya merasakan betapa pentingnya peran Mahasiswa HI dalam hal bernegosiasi, salah satu yang didapat kali ini adalah unsur strategi dibalik suatu negosiasi itu sendiri, pengalaman Pak Taufan sangat menginspirasi.” (Lut)

Comments

comments

Leave a Reply