Gedung 3 Lantai untuk Kendaraan Bermotor Mahasiswa

Berita Kampus

Solidaritas-uinsa.org-Jumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya yang membawa kendaraan bermotor semakin membludak, sedangkan minimnya lahan kosong karena banyaknya proyek pembangunan,  membuat semakin susahnya mencari tempat parkir. Pada awalnya, pihak kampus telah menyediakan lahan parkir yang lumayan luas di bekas lapangan futsal, sebelah Bank BTN. Tapi letaknya yang cukup jauh dari fakultas, membuat mahasiswa enggan untuk parkir di tempat tersebut. Mahasiswa lebih memilih untuk berdesak-desakan memarkirkan kendaraan mereka di area fakultas masing-masing.

Oleh karena itu, beberapa hari yang lalu pihak kampus telah melakukan perombakan lahan di samping Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF). Perombakan lahan tersebut diperuntukan sebagai tambahan tempat parkir bagi mahasiswa, dikarenakan minimnya lahan parkir yang ada di kampus. Meski tidak mampu menampung semua kendaraan bermotor, namun diharapkan mampu untuk mengurangi masalah tersebut.

“Rencananya gedung parkir ini dibangun 3 lantai, tepatnya di samping Fakultas Ushuluddin,” ujar Rofiq selaku Kepala Bagian Umum UINSA. Namun gedung parkir ini tidak cukup untuk menampung seluruh kendaraan mahasiswa, dikarenakan kapasitas gedung parkir hanya 300 motor. “Ya tidak bisa masuk semua, itu untuk mahasiswa Ushuluddin saja sudah penuh. Ya paling tidak mengurangi,” tambah Rofiq.

Nantinya, di dalam gedung parkir tiga lantai tersebut akan dipekerjakan juru parkir, yang bertugas untuk mengatur kerapian serta keamanan kendaran bermotor. Dengan adanya juru parkir, diharapkan mampu mengatur mahasiswa untuk mau parkir di lantai 3, agar tidak ada penumpukan motor pada lantai pertama. Karena diperkirakan mahasiswa enggan untuk parkir di lantai atas.

Namun, sejauh ini masih banyak mahasiswa yang belum mengetahui proyek gedung parkir 3 lantai tersebut. Seperti pernyataan Hurril mahasiswa semester 7 Program Studi Filsafat Agama, “Saya malah tidak tahu kalau di sana akan dibangun gedung baru.” Itu terjadi, karena sejauh ini proyek yang ditangani oleh PT Indo Count tersebut, masih dalam tahap pembersihan lahan dan diperkirakan akan selesai pada akhir tahun.

Pihak kampus sudah berupaya untuk memenuhi kebutuhan parkir bagi mahasiswa, dengan dibangunnya gedung parkir 3 lantai. Diharapkan, nantinya mahasiswa memiliki kesadaran untuk mau menggunakan lahan parkir dengan baik, agar tidak ada lagi masalah parkir sembarangan yang dapat mengganggu lalu lintas mahasiswa yang tidak menggunakan kendaraan bermotor. (rna/des)

Comments

comments

Leave a Reply