5 Tones untuk Belajar Bahasa Thailand

Pendidikan, Umum

Ada salah satu keunikan dari Negara Gajah Putih yang perlu diketahui. Mereka memiliki tata bahasa yang sangat berbeda dari apa yang biasanya dipelajari saat proses pembelajaran bahasa dasar. Orang-orang Thailand tidak memiliki grammar dalam belajar bahasa, akan tetapi mereka memiliki 5 tones dasar yang paling penting sebelum mempelajari bahasa Thailand untuk mengefektifkan sebuah interaksi dalam berkomunikasi.

5 tones itu antara lain : Mid, Low, Falling, High dan Rising. Dimana kelima tones tersebut dipergunakan sesuai dengan suasana yang sedang dihadapi pada saat itu. Mid, yang dimaksud adalah ketika perasaan sedang bosan. Low, ketika perasaan sedang lelah. Falling, ketika perasaan merasa sangat antusias. High, perasaan bingung, dan yang terakhir Rising, ketidak fahaman akan suatu hal. Salah tones saja, sudah salah arti. Sehingga sebagai pemula yang sedang mempelajarai percakapan bahasa Thailand, tentunya harus ingat dan mampu melafalkannya dengan fasih kelima tones tersebut saat mengucapkan sesuatu kepada orang lain. Agar tidak terjadi kesalahfahaman makna.

Peserta AYFN (Asean Youth Friendship Network) mempelajari bahasa Thailand selama dua hari bersama Mr Ajaan. Yang merupakan dosen di Language Istititute Chiang Mai University. Yang perlu dilihat juga, metode pegajaran yang diberikan oleh Mr. Ajaan sangat fun dan sangat mudah diterima oleh seluruh peserta AYFN. Metode pembelajaran anak-anak sangat bisa diterapkan kepada mahasiswa, dan ternyata juga sangat efektif. Karena mempelajari tulisan Thailand sangat sulit. Tulisan yang hampir sama dengan tulisan Jawa (Ha Na Ca Ra Ka), maka hanya model percakapan saja yang disampaikan oleh Mr.Ajaan selama dua hari tatap muka dalam kelas bahasa Thailand tersebut.

Anifatul Jannah, Mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Comments

comments

Leave a Reply