2 Bulan Menunggu, Kantor UKM dan UKK Belum Bisa Ditempati

Berita Kampus

Solidaritas – Sudah hampir dua bulan setelah survei tertunda Februari lalu (http://solidaritas-uinsa.org/dapatkan-kantor-baru-ukm-uinsa-tunggu-kepastian/), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) yang berjumlah 14 organisasi termasuk Musyawarah Senat Mahasiswa (Musema) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UINSA masih belum bisa menempati fasilitas Kantor di lantai 1 gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Ketika ditemui Solidaritas Rabu (19/4) Pihak Rektorat UINSA masih belum bisa menjelaskan kapan kepastian kantor baru ini bisa dipakai.

Beberapa alasan diutarakan oleh Pihak Rektorat terkait dengan belum adanya kepastian peresmian kantor organisasi tingkat universitas ini. Seperti yang dijelaskan oleh Nur Hadi — Kepala Sub Bagian Administrasi dan Pembinaan Mahasiswa — kepada Solidaritas, jika peresmian gedung ini masih menunggu pertimbangan Rektor, “Kita belum tahu kapan, masih menunggu kepastian atasan (Rektor, Red), ya namanya seperti keluarga kita harus menunggu pertimbangan orang tua,” tutur pria yang kerap disapa Nur di kantornya.

Selain itu, ia juga menjelaskan alasan lain atas lamanya kepastian gedung 7 lantai ini bisa dipakai untuk kantor organisasi. Jalan menuju arah Gedung FEBI yang masih belum dibenahi turut dianggap sebagai alasan lamanya peresmian. “Jalan masih becek di gedung sana, nanti juga akan mengotori kantor kan?” Tambahnya. Nur juga mengatakan jika anggaran dana tahun ini sudah dialokasikan untuk membenahi jalan yang membentang ke timur dari sebelah kanan gedung Rektorat lama tersebut.

Ketidakpastian peresmian kantor tersebut dibetulkan oleh salah satu UKM tingkat universitas yaitu Ikatan Kader Penyuluh Anti Narkoba (IKPAN). Ketua UKM IKPAN, Jakfar, mengatakan jika dia belum diberi kepastian oleh rektorat untuk bisa menghuni kantor baru tersebut. UKM baru yang mendapat Surat Keputusan Rektor Oktober 2016 lalu, menurut Jakfar sangat membutuhkan tempat untuk koordinasi kegiatan. Dirinya mengatakan jika lamanya peresmian menganggu aktifitas organisasi.  “Kami belum punya basecamp, kalau kumpul kondisional, kami merasa sangat perlu kantor segera sebagai penunjang UKM, apalagi sebentar lagi akan ada Latihan Dasar Kepemimpinan yang akan dilaksanakan 29-30 April,” tutur Jakfar. Ia menambahkan jika seluruh UKM harus mengontrol dan mengikuti perkembangan fasilitas yang akan diberikan kepada mahasiswa. (iqb)

 

Comments

comments

Leave a Reply